Kamis, 28 Oktober 2010

Serangga Penyerbuk kelapa sawit

PENDAHULUAN

Penyerbukan bunga ( polinasi ) merupakan proses pemindahan polen ( serbuk Sari ) dari bunga jantan ke bunga betina. Salah satu mengapa berat janjang rata – rata ( komedel ) fluktuasi adalah Tidak sempurnanya penyerbukan pada tandan sawit,sehingga buah yang jadi tidak semuanya penuh terisi oleh brondolan ( fruit set ).
Dengan kata lain bahwa fruit setnya dibawah 80 %,yang artinya persentase buah yang jadi dalam suatu tanda dibawah 80%.Semakin tinggi nilai fruit set maka berat,kualitas dan ukuran tandan akan semakin meningkat.
Untuk  mengatasi ini kami menangkarkan dan mengembangkan serangga penyerbuk Elaedobius  camerunicus Faus.Serangga ini berasal dari Afrika dan pertama mengintroduksinya adalah malaysia pada bulan Juli 1980.Pada bulan juli 1982 serangga ini dimasukan ke Indonesia dan setahun berikutnya di lepaskan ke perkebunan kelapa sawit.


LATAR BELAKANG

1.    Banyak dijumpai buah inpollination.
2.    Pada musim penghujan serangga ini inmobil
3.    Komedel rendah
4.    Sulitnya penyediaan bunga jantan yang segar pada musim hujan
5.    Bunga jantan banyak yang basah sehingga tidak bisa lengkat pada serangga ini.
6.    Biaya yang murah dalam pengembangbiakannya.




CARA PENGEMBANGBIAKAN

Klasifikasi biologi :

> Kingdom      : Animalia
>Divisio          : Avertebrata
>Klas               : Insecta
>Ordo : Coleoptera
>Famili            : Curculionidae
>Genus            : Elaeidobius
>Species          : Elaeidobius camerunicus

Kumbang ini masa hidupnya hanya 21 hari yang betina dan 24 hari yang jantan.Dengan metamorfosis yang sempurna yaitu dari telur 3 hari menetas menjadi larva dengan 3 instar. Instar I berumur 2 hari,instar II berumur 2 hari dan menjadi instar II sampai umur 9 hari. Setelah Instar ke III kemudian menjadi kepompong dengan masa 6 hari lalu manjadi kumbang.
 Sebelum pembiakan kita buat rumahnya/kandang (seperti gambar ).Adapun kandang tersebut kita buat dengan bahan sbb:

1.kayu bulat,atap rumbia,
2.kayu broti,
3.kain klambu,
4. paku,
5.tripex.

Kandang kita letakan pada tempat yang teduh dibawah pohon sawit dengan kondisi blok yang  kita kehendaki.Pengambilan bunga jantan yang akan kita masukan kedalam kandang sebaiknya pada jam 8.00 – 10.00,karena pada jam – jam tersebut kumbang ini banyak ditemukan pada bunga kelapa sawit yang lagi anthesis.Setiap pagi kandang kita buka dan pada jam 14,00 kandang kita tutup kembali,dengan tujuan kumbang tersebut dapat keluar untuk mendatangi bunga betina dan bunga jantan yang lagi anthesis dan melakukan penyerbukan.
Didalam kandang harus selalu bunga yang segar agar kumbang betah tinggal karena bunga yang segar( anthesis ) mengeluarkan bau adas ( Foeniculum vulgare ) yang kuat dan mengundang kumbang tersebut datang.Setiap 2 hari sekali bunga jantan kita ganti dengan yang baru.
Dari Pengalaman dan pengamatan yang kita buat dan dapat, bahwa pengaruh pengembangbiakan Serangga ini terhadap komedel baru terlihat pada bulan ke 6 dan ke 9.
selamat mencoba,


Budi Purianto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar